Studi Keragaman, Prevalensi, Intensitas dan Kelimpahan Endoparasit pada Ikan Tongkol (Euthynnus affinis) dan Ikan Kerapu Macan (Epinephelus fuscoguttatus) yang dijual di Kota Kupang

Nur Asril Yuda Fajrudin, Sitti Halija

Abstrak


Indonesia merupakan salah satu produsen ikan di dunia karena wilayah perairan Indonesia jauh lebih besar daripada wilayah daratnya. Ikan hasil tangkapan tidak dapat terlepas dari infeksi parasit, terutama ikan karnivora yang sering terinfeksi cacing endoparasit karena memakan inang perantara cacing tersebut. Tujuan penelitian ini adalah Mengetahui perbandingan keragaman, prevalensi, intensitas dan kelimpahan jenis endoparasit pada ikan tongkol dan ikan kerapu yang dijual di Kota Kupang dan hubungannya terhadap faktor lingkungan dengan menggunakan metode campuran (Mixed methods) menggunakan desain eksplanatif, dimana data kuantitatif menjadi data awal penelitian. Pengambilan sampel yang dilakukan dalam kurun waktu satu bulan yaitu di nelayan PPI Oeba Kota Kupang untuk ikan tongkol dan di nelayan pantai Namosain untuk ikan kerapu, sedangkan data sekunder yang digunakan berupa suhu permukaan laut dan klorofil-a diambil dari situs oceancolor.gsfc.nasa.gov sesuai dengan waktu pengambilan ikan tongkol di nelayan PPI Oeba dan ikan kerapu di nelayan pantai Namosain. Data sekunder lokasi penangkapan ikan didapat dari wawancara beberapa nelayan pada saat pengambilan sampel ikan, bertujuan mendapatkan informasi untuk uji kualitas air laut sebagai indikator faktor lingkungan. Parasit yang mendominasi pada penelitian ini adalah filum Nemathelminthes, terdapat Anisakis simplex dan Anisakis physeteris dan ditemukan jenis cacing parasit yang berasal dari filum Acanthocephala, diantaranya Rhadinorhynchus sp. sedangkan pada Ikan Kerapu macan, beberapa ikan tersebut ditemukan terinfeksi oleh endoparasit pada organ dalam terutama di saluran pencernaan di bagian usus, lambung dan organ dalam hati.Cacing yang ditemukan merupakan larva stadium tiga danditemukan menempel dipermukaan dan di dalam organ usus, lambung dan hati. Parasit yang mendominasi adalah filum Nemathelminthes, terdapat Anisakis simplex dan Anisakis physeteris. Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa ada perbedaan signifikan antara jumlah jenis Nematoda dan Acanthocephala Sampel Ikan Tongkol dan Ikan Kerapu dan ada hubungan antara faktor lingkungan dengan prevalensi, intensitas dan kelimpahan endoparasit pada ikan tongkol dan ikan kerapu.

Kata kunci: Ikan Kerapu macan, Ikan Tongkol, Endoparasit, Intensitas, Kelimpahan rataan, Prevalensi


Teks Lengkap:

PDF

Referensi


Anshary, H.2019. Parasitologi Ikan : Biologi, Identifikasi, dan Pengendaliannya. Yogyakarta : Deepublish.

Benu L. Fred dan Benu S. Agus. 2019. Metodologi Penelitian Kuantitatif. Jakarta: Penerbit PRENADAMEDIA GROUP.

Herman Muhammad, Mahasri Gunanti dan Surbekti Sri. 2013. Identifikasi Dan Prevalensi Cacing Pada Saluran Pencernaan Ikan Kembung (Rastrelliger Brachysoma) di Pelabuhan Perikanan Nusantara Brondong, Lamongan, Jawa Timur [Journal] // Journal Of Aquaculture And Fish Health. Vol.3, No. 1 (13- 19).

Indaryanto FR dan Wardianto, Y. 2014. Struktur komunitas cacing parasitik pada ikan kembung (Rastrelliger spp.) di Perairan Teluk Banten dan Pelabuhan Ratu. Jurnal Ilmu Pertanian Indonesia. 19 (1): 1–8.

Kementerian Lingkungan Hidup. 2004. Keputusan Menteri Negara Lingkungan Hidup Nomor 51 Tahun 2004 tentang Baku Mutu Air Laut. Jakarta (ID): Kementerian Lingkungan Hidup.

Khomsan, A. 2010. Pangan dan Gizi untuk Kesehatan. Jakarta: PT Rajagrafindo Persada.

[KKP] Kementerian Kelautan dan Perikanan. 2018a. Produktivitas Perikanan Indonesia. Workshop pada Forum Merdeka Barat 9 Kementerian Komunikasi dan Informatika. Jakarta, ID: Kementerian Kelautan dan Perikanan.

[KKP] Kementerian Kelautan dan Perikanan. 2018b. Kelautan dan Perikanan Dalam Angka. Jakarta, ID: Kementerian Kelautan dan Perikanan.

[KKP] Kementerian Kelautan dan Perikanan. 2018c. Laporan Kinerja Kementerian Kelautan dan Perikanan 2018. Jakarta: Kementerian Kelautan dan Perikanan.

Nurcahyo, W. 2018. Parasit pada Ikan.Yogyakarta : Gadjah Mada University Press, 2018.

Omar M. Amin And Richard A. Heckmann. 2017. Rhadinorhynchus Oligospinosus N. Sp. (Acanthocephala, Rhadinorhynchidae) From Mackerels In The Pacific Ocean Off Peru And Related Rhadinorhynchids In The Pacific, With Notes On MetaAnalysis [Journal]. - USA : EDP Sciences. - Vol. 24(19).

Pambudi, R. 2020. Keragaman Cacing Parasitik pada Ikan Tongkol (Euthynnus affinis Cantor, 1849) dari Perairan Banten, Indonesia. [Skripsi]. Institut Pertanian Bogor, Bogor.

Palm, H. W, Theisen, S., Damriyasa, I. M., Kusmintarsih, E. S., Oka, I. B. M., Setyowati, E. A., Suratma, N. A., Wibowo, S., & Kleinertz, S. 2017. Anisakis (Nematoda : Ascaridoidea ) from Indonesia. 123, 141–157.

Rokhmani, dan Budianto, B. H. 2017. Parasitologi Akuatik: Biologi, Morfologi, Diagnosa dan Pengendaliannya. FGP Press.

Santi, W. I. N., Sutardi dan Subardin. 2015. Sistem pendukung keputusan pemberian bantuan bibit ikan kepada nelayan oleh Dinas Kelautan dan Perikanan dengan menggunakan metode profile matching (studi kasus : Dinas Kelautan dan Perikanan Kota Kendari). SemanTIK. 1(2): 87-96.

Sobecka E. 2012. Genetic And Morphological Variation In Echinorhynchus Gadi Zoega In Muller, 1776 (Acanthocephala: Echinorhynchidae) From Atlantic Cod Gadus Morhua L [Journal]. - [S.L.] : Journal Of Helminthology. - Vols. 86 : 16-25.

Ulkhaq, M. F,. Kismiyati dan R. Kusdarwati. 2012. Studi Identifikasi dan Prevalensi Endoparasit pada Saluran Pencernaan Ikan Kerapu Tikus (Cromileptes altivelis) di Keramba Jaring Apung Unit Pengelola Budidaya Laut Situbondo, Jawa Timur. Jurnal Ilmiah Perikanan dan Kelautan. 4(1): 93-101.

Williams EH, Williams LB. 1996. Parasites of Offshore Big Game Fishes of Puerto Rico and the Western Atlantic. Puerto Rico (US): Department of Natural and Environmental Resources.

Yani, F.I., Susaniati, W., 2017. Infeksi Parasit Anisakis Pada Ikan Tuna dan Cakalang di Perairan Selat Makassar Anisakis Parasitic Infection of Yellowfin Tuna and Skipjack in Makassar. Jurnal Galung Tropika 6, 198–205.




DOI: http://dx.doi.org/10.35726/jvip.v6i1.7497

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.


Editorial Office:

Program Studi Teknologi Budidaya Perikanan, Politeknik Pertanian Negeri Kupang. Jalan Prof. Herman Yohanes Lasiana Kupang PO Box 1152 Kupang 85011

Creative Commons License

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.