Efektivitas Maskulinisasi Ikan Nila (Oreochromis niloticus) melalui Metode Perendaman Larutan Madu Kefa dengan Dosis Berbeda
Abstrak
Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh perendaman larva ikan nila (Oreochromis niloticus) dalam larutan madu Kefa dengan dosis yang berbeda terhadap persentase kelamin jantan, pertumbuhan, dan kelangsungan hidup. Larva berumur 7 hari direndam selama 20 jam dalam empat perlakuan dosis madu: 0 ml/L (kontrol), 5 ml/L, 10 ml/L, dan 15 ml/L. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan D (15 ml/L) menghasilkan persentase jantan tertinggi sebesar 73,81%, yang berbeda nyata (P<0,05) dengan perlakuan lainnya. Pertumbuhan mutlak tidak berbeda nyata (P>0,05) antar perlakuan. Kelangsungan hidup tertinggi terdapat pada kontrol (93,33%), sedangkan perlakuan D menunjukkan kelangsungan hidup terendah (70%) akibat stres osmotik. Disimpulkan bahwa madu efektif sebagai agen maskulinisasi alami dengan dosis optimal 15 ml/L, meskipun berdampak pada penurunan kelangsungan hidup.
Kata kunci : Ikan nila; maskulinisasi; madu kefa; kelangsungan hidup; pertumbuhan
Teks Lengkap:
PDFReferensi
Ayer, Y. Mudeng, J. dan Sinjal, H. 2015. Daya Tetas Telur dan Sintasan Larva Dari Hasil Penambahan Madu Pada Bahan Pengecer Sperma Ikan Nila (Oreochromis niloticus). Volume. 3 No 1: 149 – 153 hal.
Adriani, Y. 2018. Budidaya Ikan Nila. Deepublish, Yogyakarta.
Haq, H.K. 2013. Pengaruh Lama Waktu Perendaman Induk Dalam Larutan Madu Terhadap Pengalihan Kelamin Anak Ikan Gapi. Jurnal Perikanan dan Kelautan, 4(3):117-125.
Heriyati, E., Alimuddin, Arfah, H., & Sudrajat, A.O. 2015. Ekspresi gen aromatase pada pengarahan diferensiasi kelamin ikan nila menggunakan madu. Jurnal Iktiologi Indonesia, 15(1):39-50.
Heriyati E. 2012. Sex Reversal Ikan Nila Menggunakan Madu Dan Analisis Ekspresi Gen Aromatase. Tesis.
Institut Pertanian Bogor, Bogor.
Hakim, R.R. 2007. Pengaruh Pemberian Dosis Hormon Metil testosteron Yang Berbeda Terhadap Tingkat Keberhasilanp embentukan Monosek Jantan Ikan Niasa (Psodotropheus auratus). Jurnal Jurusan Perikanan, Fakultas Peternakan Perikanan Universita Muhammadiyah Malang. 4 (1).
Irania, K., Arthana, I. W., & Kartika, G. R. A. 2022. Pertumbuhan Ikan Nila yang Dibudidayakan Pada Sistem Akuaponik dengan Padat Tebar Yang Berbeda. Indonesian Journal of Aquaculture Medium, 2(1), 46-53.
KKP. Kementrian, Kelautan dan Perikanan. 2013. Tentang Laporan Tahunan Direktorat Produksi. Direktorat Jenderal Perikanan Budidaya.
Lubis, M.A., Muslim, & Fitrani, M. 2017. Maskulinisasi Ikan Cupang Menggunakan Madu Alami Melalui Metode Perendaman. Jurnal Akuakultur Rawa Indonesia, 5(1):97-108.
Mulyani, Y., Rosidah, & Untung. 2012. Pendidikan dan Pelatihan Budidaya Nila Monoseks dengan Teknik Jantanisasi. Jurnal Aplikasi IPTEKS untuk Masyarakat, 1(2):87-93.
Muslim, Helmizuryani dan Nopirman. 2011. Pengaruh Hormon Tertoteron Terhadap Maskulinisasi Benih Ikan Nila (Orechromis niloticus) Dengan Metode Dipping. Majalah Ilmiah Sriwijaya. Vol. XIX, No.12 : 717 724
Noviyanto, T.S.H., Luisiastuti, A.M., & Susanti, B.H. 2022. Studi Histopatologi Organ Insang pada Ikan Nila. Bioscientist, 10(1):18-24.
Odara, A.P.R. 2015. Maskulinisasi Ikan Nila (Oreochromis niloticus) Menggunakan Ekstrak Buah Mengkudu (Morinda citrifolia) dengan Dosis yang Berbeda. Skripsi. Universitas Brawijaya, Malang.
Muslim, T. 2014. Potensi Madu Hutan sebagai Obat dan Pengelolaannya di Indonesia. Prosiding Seminar Balitek KSDA, 3 Desember 2014, hlm. 67-82.
Priyono, E., Muslim, & Yulisman. 2013. Maskulinisasi Ikan Gapi Melalui Perendaman Induk Bunting Dalam Larutan Madu. Jurnal Akuakultur Rawa Indonesia, 1(1):14-22
Salosso, Y., Ndena, A.S., Rahma, A.T., Djonu, A. 2024a. Study of Chemical Compounds and Antibacterial Activity of Kefa Forest Honey Stored at Different Times Against the Bacteria Aeromonas hydrophilla and Vibrio alginolyticus. Journal of Fish Health, (terbit 20 Mei 2024).
Salosso, Y., Sunadji, Liufeto, F.C., Fransira, I., Djonu, A. 2024. Antibacterial activity of Kefa forest honey against Vibrio alginolyticus and Aeromonas hydrophila and study of its physical and chemical characteristics. IOP Conference Series: Earth and Environmental Science, 1410: 012032.
Salosso, Y. 2019. The Potential of Forest Honey (Apis spp.) from Timor Island as Antibacterial Against Pathogenic Bacteria in Fish Culture. Indonesian Aquaculture Journal, 14(2): 63-68.
Suryanto, M.A dan Setyono, B. 2007. Pengaruh Umur Yang Berbeda Pada Larva Ikan Nila (Oreochromis sp.) Terhadap Tingkat Keberhasilan Pembentukan kelamin Jantan Dengan menggunakan Metiltestoteron. Jurnal PROTEIN. 15. No.1. Vol.
Sarida, M., Tarsim., Barades, E. 2010. Penggunaan madu dalam produksi ikan gapi jantan (Poecilia reticulata).
Prosiding Forum Inovasi Teknologi Akuakultur 831-836.
Siregar, S., Syaifudin, M., & Wijayanti, M. (2018). Masculinization of betta fish (Betta splendens) with immersion of natural honey. Jurnal Akuakultur Rawa Indonesia, 6(2), 141-152
Tomasoa, A.M., Azhari, D., Manansang, C.A., & Dansole, F.F. 2020. Pengaruh Perendaman dan Durasinya Dalam Larutan Madu Terhadap Maskulinisasi Larva Oreochromis Niloticus. Jurnal Ilmiah Tindalung, 6(2):37-41.
Utomo, B. 2008. Efektivitas Penggunaan Aromatase Inhibitor Dan Madu Terhadap Nisbah Kelamin Ikan Gapi (Poecilia reticulata Peters). Skripsi. Program Studi Teknologi dan Manajemen Akuakultur Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Institut Pertanian Bogor. Bogor.
Wahyuningsih, H., Rachimi, & Prasetio, E. 2018. Efektivitas Madu Lebah terhadap Jantanisasi dengan Metode Perendaman pada Larva Ikan Nila Merah. Jurnal Ruaya, 6(1):2
DOI: http://dx.doi.org/10.35726/jvip.v6i2.7562
Refbacks
- Saat ini tidak ada refbacks.
Editorial Office:
Program Studi Teknologi Budidaya Perikanan, Politeknik Pertanian Negeri Kupang. Jalan Prof. Herman Yohanes Lasiana Kupang PO Box 1152 Kupang 85011
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.






