PENERAPAN KONSEP ZERO WASTE DALAM USAHA PENGGEMUKAN SAPI: UPAYA UNTUK MENINGKATKAN NILAI EKONOMI LIMBAH TERNAK

Rupa Metheus, Jemseng Carles Abineno, Antonius Jehemat

Abstrak


Salah satu jenis usaha ternak dikalangan masyarakat Amarasi wilayah kabupaten Kupang adalah usaha penggemukan sapi yang dalam bahasa lokal disebut sistem “paron”. Sistem paron merupakan pola penggemukan ternak sapi khusus ternak sapi jantan yang dditujukan sebagai tabungan keluarga, untuk memenuhi kebutuhan finansial (uang tunai) yang mendadak seperti untuk pendidikan, kesehatan anak dan keluarga). Model atau sistem penggemukan sapi, oleh masyarakat Amarasi belum ditangani secara baik, masih bersifat tradisionil, dan belum ada sentuhan teknologi apapun.  Untuk mengatasi permasalahan tersebut, perlu adanya terobosan melalui penerapan teknologi tepat guna, yaitu memperbaiki penggemukan (sistem paron) dan menerapkan konsep zero waste sebagai upaya dalam penanganan limbah untuk  mendukung kemandirian energi di pedesaan. Pendekatan yang digunakan dalam program Desiminasi Produk Teknologi ke Masyarakat (DPTM) ini adalah melalui  pelatihan dan pendampingan mitra sasaran, sehingga terjadi perubahan perilaku mitra dalam mengelola usaha penggemukan (paron) sapi dan memandang limbah ternak sebagai potensi yang memiliki nilai tambah secara ekonomis untuk dikembangkan.

Hasil kegiatan DPTM yang dilakukan selama enam bulan (Juni s/d November 2019), menunjukkan bahwa program ini memberikan dampak positip terhadap perubahan perilaku petani dan pola usahatani ramah lingkungan.  Melalui program ini mitra sasaran dapat mengolah limbah/kotoran ternak sapi menjadi biogas dan pupuk organic (padat dan cair)

Teks Lengkap:

PDF

Referensi


Yuwono, A., Nazif Ichwan, dan Satyanto Krido Saptomo. 2013. Implementasi Konsep “Zero Waste Production Management” Bidang Pertanian: Pengomposan Jerami Padi Organik Dan Pemanfaatannya. Jurnal Bumi Lestari . Volume 3 (2): 366-370

Anonim. (2008), Membuat Pupuk Cair Bermutu dari Limbah Kambing, warta penelitian dan pengembangan pertanian,Vol. 30 No. 6, http://pustaka.litbang.pertanian.go.id/publikasi /wr306083.pdf, diakses 16 Oktober 2019

Matheus, R., D. Kantur, M. Basri dan M.K. Salli. 2019. Pertanian Terpadu: Model Rancang Bangun dab Penerapan pada zona Agroekosistem Lahan Kering. Penerbit Deepublis. Jogyakarta.

Sudiarto, B. (2008). Pengelolaan Limbah Peternakan Terpadu dan Agribisnis yang Berwawasan Lingkungan, Seminar Nasional Teknologi Peternakan dan Veteriner, Bandung. 52-60.

Widjayanto, D.W., and Miyauchi, N. (2003). Organic Farming and its Prospect in Indonesia. Bull. Fac. Agric. Kagoshima Univ. 52: 57-62.




DOI: http://dx.doi.org/10.35726/jpmp.v4i2.343

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.