PKM-PRODI KESWAN PEDULI PETERNAK BABI TERDAMPAK WABAH AFRICAN SWINE FEVER DAN PANDEMI COVID-19

Gerson Yohanis Imanuel Sakan, Yanse Yane Rumlaklak, Ewaldus Wera

Abstrak


Kelompok Tani Sehati dan Kelompok Tani Syalom adalah dua dari kelompok tani ternak yang ada di Kelurahan Tuatuka, dengan berfokus pada usaha ternak babi dan sapi sebagai sumber mata pencaharian, selain bertani mengolah sawah. Selama menjadi kelompok tani ternak binaan Jurusan Peternakan Politani Kupang, usaha ternak babi dengan sistem pro-mitra yang dikembangkan berjalan dengan baik dan menguntungkan bagi peternak. Masuknya wabah penyakit demam babi Afrika (African swine fever/ASF) di Pulau Timor sejak akhir Tahun 2019 menjadi masalah besar bagi peternak babi. Penularan penyakit ini semakin meluas dan banyak ternak babi yang ditemukan mati dalam waktu singkat. Kerugian ekonomi akibat kematian ternak babi sudah tentu menjadi masalah utama bagi petani ternak, termasuk dalam Kelompok Tani Sehati dan Kelompok Tani Syalom. Ternak babi yang biasanya dijadikan tabungan untuk kebutuhan keluarga menjadi hilang seketika. Kondisi ini terus diperparah dengan adanya pandemi Covid-19, yang semakin menyulitkan perkonomian peternak. Kehadiran Program Studi Kesehatan Hewan Politani Negeri Kupang dalam memberikan sedikit kepedulian berupa pembagian bingkisan sembako bagi kedua kelompok ini dirasakan sangat bermanfaat.  Selain itu, kegiatan penyuluhan peternakan dan kesehatan hewan serta pendampingan yang diberikan juga menjadi penyemangat tersendiri bagi kedua kelompok ini untuk terus melanjutkan usaha peternakan selain ternak babi sebagai peluang usaha baru dan menghasilkan, walaupun masih dalam suasana pandemi Covid-19.

Kata Kunci : African Swine Fever, Babi, Pandemi Covid-19, Peternak.

Teks Lengkap:

PDF

Referensi


Food and Agriculture Organization of the United Nations (FAO). (2020). FAO needs $350 million to avert rising hunger as countries reel from COVID-19 pandemic’s impact, Diakses pada 18 September 2020.

Naipospos, Tri Satya Putri. (2019a). Dampak Demam Babi Afrika. Center for Indonesian Veterinary Analytical Studies (CIVAS). Tanggal 8 Oktober 2019. http://civas.net/2019/10/08/dampak-demam-babi-afrika/

Naipospos, Tri Satya Putri. (2019b). Opsi Pengendalian dan Manajemen Resiko African Swine Fever (ASF). Materi simulasi penyakit hewan eksotik African Swine Fever (ASF), Kuta-Bali 18 – 20 Desember 2019. https://www.slideshare.net/Naipospos/opsi-pengendalian-dan-manajemen-risiko-african-swine-fever-denpasar-1820-desember-2019

Pakpahan, A. K. (2020). Covid-19 dan Implikasi Bagi Usaha Mikro, Kecil dan Menengah. Jurnal Ilmiah Hubungan Internasional hal 1-6.

Penrith, Mary Louise. (2009). African Swine Fever. Onderstepoort Journal of Veterinary Research, 76 : 91–95.

Sánchez-Cordón, P. J., M. Montoya, A. L. Reis, and L. K. Dixon. 2018. “African Swine Fever: A Re-Emerging Viral Disease Threatening the Global Pig. Industry.” Veterinary Journal 233 (January): 41–48. https://doi.org/10.1016/j.tvjl.2017.12.025.

Winarso, Aji., Hartanto, Nur., Rofi’ah, Siti. (2019). Ancaman African Swine Fever masuk ke wilayah Indonesia melalui Nusa Tenggara Timur. Prosiding Seminar Nasional VII Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Nusa Cendana Swiss Bel-inn Kristal Kupang, 17 Oktober 2019 : 1 – 6.




DOI: http://dx.doi.org/10.35726/jpmp.v6i1.494

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.