PELATIHAN SELEKSI TELUR, PENAMPUNGAN SEMEN, INSEMINASI BUATAN DAN PENETASAN TELUR AYAM DI P4S AFRO FARM, DESA BAUMATA, KABUPATEN KUPANG

Arnold Ch. Tabun, Catootjie Lusje Nalle, Dina V. SinlaE, Helda Helda, Damai Kusumaningrum, Stormy Vertygo

Abstrak


P4S AFRO FARM melakukan pembibitan dan budidaya ayam Kelantang Unggulan Balitbangtan. Pembibitan yang dilakukan di P4S Afro Farm masih menggunakan metode perkawinan alamiah dari ayam-ayam jantan dan betina KUB yang dibudidaya untuk menghasilkan telur konsumsi sekaligus telur tetas. Bibit DOC ayam KUB yang dipelihara P4S Afro Farm masih didatangkan dari luar provinsi Nusa Tenggara Timur. Untuk itulah kegiatan pelatihan seleksi telur, penampungan semen, inseminasi buatan dan penetasan telur ayam dilakukan. Ternak ayam jantan yang digunakan untuk kegiatan pelatihan penampungan semen adalah ayam Bangkok dan ayam Filipina, sedangkan untuk kegiatan inseminasi buatan digunakan ayam ras petelur komersial. Telur yang diseleksi adalah telur-telur ayam KUB, sedangkan telur-telur yang ditetaskan adalah telur-telur ayam KUB dan telur hasil inseminasi buatan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa kompetensi mitra di bidang seleksi telur tetas, penampungan semen dengan metode pijat perut dan inseminasi buatan meningkat 100% setelah kegiatan pelatihan. Hasil IB antara ayam ras petelur betina dengan pejantan unggul menghasilkan berhasil menghasilkan telur. Rata-rata daya tetas telur hasil kegiatan adalah 92,3%. Simpulannya, kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini terbukti efektif karena menyelesaikan permasalahan yang mitra. Ketercapaian ini karena pemilihan metode yang tepat dan antusiasme mitra serta mahasiswa yang tinggi.


Referensi


Achadri, Y. (2020). Penetasan telur ayam menggunakan mesin penetas otomatis dan pengaturan posisi telur untuk meningkatkan daya tetas. Buletin Teknik Pertanian, 25(1), 58-62

Adame, M.M. and Ameha. N. (2023). Review on egg handling and management of incubation and hatchery environment. Asian Journal of Biological Science, 16(4), 474-484.

Ananda B.W.R, Suryanto, D. dan Humaidah, N. (2024). Pengaruh umur induk parent stock layer pascapuncak produksi terhadap kualitas telur tetas dan DOC. Jurnal Dinamika Rekasatwa, 7(1):435-439.

Arif, A., Zahoor, N., Tang, J., Tang, M., Dong, L., Khan, S. Z., and Dai, G. (2025). Cryopreservation strategies for poultry semen: a comprehensive review of techniques and applications. Veterinary Sciences, 12(2), 145. https://doi.org/10.3390/vetsci12020145

Brillard, J. P. (2009). Practical aspects of fertility in poultry. Avian Biology Research, 2(1/2), 41–45.

King’ori, A.M. (2011). Review of the factors that influence egg fertility and hatchability in poultry. International Journal of Poultry Science, 10(6), 483-492.

Kuda, N.T. (2023) Factors influencing fertility and hatchability of poultry. Journal of Biology, Agriculture and Healthcare, 13(8), 1-8.

Meel, M., Jham, D., Bansal, K.N., Gaur, M., Meena, A.K., Jinagal, S., and Kuma, P. (2025). Enhancing fertility and genetic progress in poultry through artificial insemination: current trends and innovations. International Journal of Bio-resource and Stress Management, 16(5), 01-06.

Oluyemi, J.A., and George, O. (1972). Some factors affecting hatchability of chicken eggs. Poultry Science, 51, 1762-1763.

Setiawati, T., Afnan, R., dan Ulupi, N. (2016). Performa produksi dan kualitas telur ayam petelur pada sistem litter dan cage dengan suhu kandang berbeda. Jurnal Ilmu Produksi dan Teknologi Hasil Peternakan, 4(1), 197-203.




DOI: http://dx.doi.org/10.35726/jpmp.v11i1.7552

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.