Peningkatan Dosis Daging Keong Sawah (Pilla Ampullacea) Sebagai Pakan Terhadap Pertumbuhan dan Kelulushidupan Kepiting Bakau (Scylla Serrata) yang Dipelihara Dalam Kurungan Bambu

Yakobus A. Suhardin, Priyo Santoso, Sunadji Sunadji

Abstrak


Penelitian ini berfokus pada peningkatan dosis daging keong Sawah (Pilla ampullacea) yang berbeda sebagai pakan alami dengan memiliki kandungan protein cukup tinggi yang diberikan pada Kepiting Bakau (Scylla serrata). Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh dosis daging keong sawah (Pilla ampullacea) sebagai pakan terhadap pertumbuhan dan kelulushidupan kepiting bakau (Scylla serrata) yang dipelihara dalam kurungan bambu Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 3 perlakuan dan 3 ulangan antara lain perlakuan A pemberian pakan keong sawah 7 %, perlakuan B pemberian pakan keong sawah 8 % dan perlakuan C pemberian pakan keong sawah 9%. Pengumpulan data menggunakan metode observasi partisipasif dan dokumentasi, analisis data secara statistik menggunakan analisis ragam (ANOVA). Apabila berpengaruh terhadap parameter yang dihitung maka dilakukan uji lanjutan dengan uji Beda Nyata Terkecil (BNT). Hasil penelitian menunjukan pemberian pakan keong sawah (Pilla ampullacea) dengan dosis berbeda yakni 7%, 8% dan 9% berpengaruh nyata (P < 0,05) terhadap pertumbuhan mutlak, namun tidak berpengaruh nyata (P > 0,05) terhadap kelulushidupan Kepiting bakau (Scylla serrata). Rata-rata nilai laju pertumbuhan terbaik yakni pada perlakuan C (9 %), Kelulushidupan kepiting bakau yang diberikan pakan keong sawah dengan dosis berebeda dari awal peneberan hingga akhir penelitian tidak berpengaruh nyata.

Kata kunci : Kepiting Bakau, Keong Sawah, Pertumbuhan, Kelulushidupan, Kurungan Bambu

Teks Lengkap:

PDF

Referensi


Agus, M. H, Pranggono dan Harun Murtadho,2010. Pengaruh Pemberian Pakan Keong Mas Terhadap Pertumbuhan dan Kelangsungan Hidup Kepiting Bakau Sistem Singgle Room. Pena Jurnal Pengetahuan dan Teknologi. 21(1);68-74

Bambang Y, Sunaryo, Subagyo, Ali Djunaidi, Nur Taufiq SPJ, 2017. Pertumbuhan Kepiting Bakau. Inovasi Hasi Riset dan Teknologi dalam Rangka Penguatan dan Kemandirian Pengolahan Sumberdaya Laut dan Pesisir. Fakultas Teknik dan Ilmu Kelautan Universitas Hang Tuah. Surabaya. Balai Penelitian Budidaya Pantai. Maros

Cholik, F. 2005. Review of Mud Crab Culture Research in Indonesia, Central Research Institute for Fisheries, PO Box 6650 slipi, Jakarta, Indonesia, 310 CRA

Fujaya, 2008. Kepiting Komersial di Dunia, Biologi, Pemanfatan dan Pengolahannya. Citra Emulsi, Makasar

Fujaya, Y. 2004. Pemanfaatan Ekstrak Ganglion Torkas Kepiting Non Ekonomis Sebagai Stimulan Perkembangan Infitro Sel Telur Kepiting Bakau (Scylla aivaceus) HERBST 1796. Warno. 1996. Teknologi Pengolahan Rumput Laut. Jakarta; Penerbit Sinar Pustaka

Ghufron, M., dan H. Kordi. 2000, Budidaya Kepiting dan Ikan Bandeng di Tambak System polikutur, Semarang, Dahara, Prize.

Gunarto, 1989. Budidaya Kepiting Bakau (Scylla serrata forksal) di Tambak.

Here, M.M 2019 Pengaruh Pemberian Pakan Kepiting Uca (Ocypodidae) Dengan Dosis Yang Berbeda Terhadap Pertumbuhan dan Kelulushidupan Kepiting Bakau (Scylla serrata) yang dipelihara dalam Kurungan Bamboo

Kanna, I. 2006. Budidaya Kepiting Bakau, Pembenihan dan Pembesaran kanisus. Yogyakarta. 80 hal.

Kordi, M. G. H, 2007. Budidaya Kepiting Bakau (Pembenihan, Pembesaran dan Penggemukan). Aneka ilmu, Semarang.

Kuntiyo, Zaenal A dan Tri Supranto K. P. 1994. Pedoman Budidaya Kepiting Bakau (Scylla srrata) di Tambak Balai Budidaya Air Payau. Jepara

Larosa, 2013. Identifikasi Sumberdaya Kepiting Bakau (Scylla sp.) yang di Daratkan di TPI Kabupaten Tapanuli Tengah. Journal of Management of Aquatic Resources. Volume 2, Nomor 3, Tahun 2, 180-189

Muchlisin AZ, E Rusdi, Muhamad & I Setiawan. 2006. Pengaruh Perbedaan Spesies Pakan dan Rangsum Harian Terhadap Pertumbuhan dan Kelangsungan Hidup Kepiting Bakau (Scylla serrata). Ilmu Kelautan, 11(4): 227-223

Nurchayati (2004). Efisiensi Pakan Kepiting Bakau (Scylla serrata Forsskal) Pada Pebedaan Padat Penebaran dalam Pemeliharaan dengan Sistim Saterai. Laporan Penelitian. Jurusan Ilmu. Kelautan. Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan. Universitas Diponegoro Semarang.

Pero, F. M. 2014 Pengaruh Pemberian Jenis Pakan Segar yang Berbeda Terhadap Pertumbuhan dan Kelulushidupan Kepiting Bakau (Scylla serrata) yang dipelihara Pada Kurungan Bambu di Pantai Manikin Kelurahan Tarus Kabupaten Kupang. Skripsi Jurusan Periikanan dan Kelautan Universitas Nusa Cendana.

Petrae, Y. 2002. Efisiensi Pakan Kepiting Bakau (Scylla serrata forsskal) pada Penggunaan Pakan Buatan dengan Berbagai Kombinasi Sumber Protein. Laporan Penelitian. Jurusan Ilmu Kelautan Fakultas Perikanan dan Kelautan. Universitas Diponegoro Semarang.

Prasadi 2017. Bioekologi Kepiting Bakau (Scylla serrata dan Scylla oceanica) di Kawasan Desa Ambulu, Kecamatan Losari, Kabupaten Cirebon.Journal of Marine and Coastal Science, Vol. 6 No.2

Prianto, E. 2007. Peran Kepiting Sebagai Spesies Kunci (Keystone spesies) Pada Ekosistem Mangrove. Presiding Forum Perairan Umum Indonesia IV. Balai Riset Perikanan Perairan Umum. Banyusain.

Rahmawati, P, 2009 Biologi Kepiting Bakau. Dinas Perikanan dan Kelautan Propinsi Jawa Timur, Surabaya.

Rahmawati, Puput Fitri. 2009. Analisa Variasi Karakter Morfometrik dan Meristik Kepiting Bakau (Scylla sp) di Perairan Indonesia Skripsi. Departemen Manajemen Sumberdaya Perairan Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Institut Pertanian Bogor, Bogor.

Raimondus Sogen (2019). Pengaruh Dosis Pakan Keong Sawah ( Pilla ampullacea) Yang Berbeda Terhadap Pertumbuhan dan Kelulushidupan Kepiting Bakau (Scylla serrata) yang Dipelihara dalam Kurungan Bambu di Pantai Manikin Kelurahan Tarus Kec. Kupang Tenganh Kab. Kupang. Skripsi. Fakultas Kelautan dan Perikanan Universitas Nusa Cendana.

Riyanto. 2003. Aspek-aspek Biologi Keong mas (Pomacea canaciculata L.) Forum Mipa Edisi Januari 2003 vol. 8 no 1 hal:20-26.

Rosmaniar, 2008. Kepadatan dan Distribusi Kepiting Bakau (Scylla spp) Serta Hubungan Dengan Faktor Fisik Kimia di Perairan Pantai Labu, Kabupaten Deli Serdang. Universitas Sumatra Utara Medan.

Sadinar., B. Samidjan I dan Rachmawati D. 2013. Pengaruh Perbedaan Dosis Paka Keong Mas dan Ikan Rucah Pada Kepiting Bakau ((Scylla pramamosain) Terhadap Pertumbuhan dan Kelulushidupan dengan Sistem Battery Di Tambak Tugu, Semarang Jurnal of Aqukulture Management dan Teknologi. Program Studi Budidaya Perairan, Jurusan Perikanan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro.

Tuhuteru. 2004. Studi Pertumbuhan dan Reproduksi Kepiting Bakau (Scylla serrata dan S.) Perairan Ujung Pangkah, Gresik, Jawa Timur.[skripsi]. Bogor (ID): Institut Pertanian Bogor. 23-46 hlm.

WWF, 2015. Kepiting Bakau (Scylla sp) Panduan Penangkapan dan Penanganan. Jakarta: WWF Indonesia.

Zonneveld,N.,E.A. Huisman, and J.H. Boon, 1991. Prinsip-prinsip Budidaya Ikan. Penerbit PT Gramedia Pustaka Utama, Jakarta. 318 hlm




DOI: http://dx.doi.org/10.35726/jvip.v3i1.1154

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.