Pengaruh Aplikasi Probiotik Pada Budidaya Ikan Kerapu Cantang (Epinephelus fuscoguttatus x E. lanceolatus)

Yuani Putri Mira Kore, Ridwan Tobuku

Abstrak


Abstrak. Penggunaan probiotik di bidang akuakultur dimaksudkan menimbulkan keseimbangan mikroba dan pengendalian patogen saluran pencernaan ikan budidaya dan lingkungan perairan. Hal ini melibatkan proses biodegradasi dan secara bersamaan mengurangi penggunaan senyawa kimia dan meningkatkan pertumbuhan serta kesehatan ikan. Penelitian ini dilaksanakan dari 27 September sampai 31 November2021 bertempat di UPT Pembenihan Tambak Oesapa. Metode penelitian disusun dalam rancangan acak lengkap dengan 4 perlakuan yaitu perlakuan A : metode pencampuran probiotik dengan pakan/pelet dosis 10%, perlakuan B : metode aplikasi langsung probiotik kedalam air media budidaya, perlakuan C : Metode perendaman selama 7 hari dan Kontrol : tanpa probiotik. Semua perlakuan diulang sebanyak 3 kali. Parameter yang dihitung yaitu pertumbuhan harian (DGR) ikan kerapu, pertumbuhan harian spesifik (SGR) ikan kerapu, tingkat kelangsungan hidup (Survival Rate/SR) ikan kerapu dan konversi pemberian pakan pada ikan kerapu. Hasil penelitian menunjukkan aplikasi probiotik dengan metode pencampuran sebanyak 10% dengan pakan memberikan hasil terbaik dibandingkan pemberian langsung kedalam media budidaya ataupun metode perendaman.

Kata kunci : Probiotik, Ikan Kerapu Cantang, Metode aplikasi  


Teks Lengkap:

PDF

Referensi


Jusadi, D., E. Gandora, I. Mokoginta. 2004. Pengaruh penambahan probiotik basillus sp pada pakan komersil terhadap konversi pakan dan pertumbuhan ikan patih (Pengasius hypopthalmus). Jurnal akultur Indonesia, 3(1): 15-118.

Gaspersz, Vincent. 1991. Metode Perancangan Percobaan. Bandung: CV. Armico.

Zainuddin, Awaludin, Melisa A. O, Acay. 2021. Penggunaan Probiotik EM4 Terhadap Laju Pertumbuhan Ikan Lele (Clarias sp) Dengan Dosis yang Berbeda. Journal of Biology Education Vol 4 No 2. E-ISSN 2656-3436/ P-ISSN 2615-3947. Program Studi Akuakultur Universitas Borneo Tarakan.

Ihsanuddin, I., S. Rejeki, T. Yuniarti. (2014). Pengaruh Pemberian Rekombinan Hormon Pertumbuhan (RGH) Melalui Metode Oral Dengan Interval Waktu Yang Berbeda Terhadap Pertumbuhan Dan Kelulushidupan Benih Ikan Nila Larasati (Oreochromis niloticus). Journal of Aquaculture Management and Technology, 3 (2) : 92-102.

Kusuma M. A, Tang U. M, Mulyadi. 2021. Pengaruh Pemberian Probiotik dengan Dosis Berbeda pada Media Pemeliharaan Terhadap Pertumbuhan Ikan Patin (Pangasianodon hypophthalmus) dengan Sistem Resirkulasi Akuaponik. Jurnal Ilmu Perairan (Aquatic Science). Volume 9 No.3. E-ISSN 2776-3080. Fakultas Perikanan dan Kelautan, Universitas Riau. Riau.

Subandiyono & Hastuti, S. (2016). Beronang serta Prospek Budidaya Laut di Indonesia. Semarang, Indonesia: LPPMP UNDIP Press.

Nalle, Z.A., M.N. Siti-Azizah. 2009. Diversity and distribution of freshwaters fish in Aceh waters Northern Sumatera Indonesia. International Journal of Zoological Research, 5(2): 62-79 (garamond fond 11).

Suparno, W.H. 1985. Laju pertumbuhan harian ikan lele dumbo (Claris batrachus) pada tingkat pemberian protein yang berbeda, halaman 12-18 dalam Z.A. Muchlisin (ed), Aquaculture. In Tech Publishing, Croatia.




DOI: http://dx.doi.org/10.35726/jvip.v3i1.912

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.